Jalani SKPP Daring, Kader Tolitoli Harap Jadi Penggerak Pengawasan Partisipatif
|
Tolitoli, Bawaslu Kabupaten Tolitoli – Setelah melakukan peluncuran Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) Daring Tahun 2020 oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Tengah, para peserta sekolah kader resmi mengikuti pembelajaran secara daring (dalam jaringan) sejak 5 Mei 2020, termasuk peserta perwakilan Bawaslu Kabupaten Tolitoli, Yusdar Subandari (22).
Pria yang akrab dipanggil Yusdar tersebut sebelumnya telah melakukan pendaftaran dan menjadi satu-satunya peserta yang dinyatakan lulus mewakili Kabupaten Tolitoli. Yusdar mengaku keikutsertaannya dalam program Bawaslu ini menjadi kesyukuran dan menjadi wadah bagi dirinya dalam meningkatkan kapabilitas diri.
“Menjadi kesyukuran bagi saya, mengikuti SKPP Daring 2020 untuk mendapat pengalaman sebagai sarana pendidikan pemilu dan pilkada bagi masyarakat dan khususnya meningkatkan kapabilitas saya sebagai mahasiswa†ujar Yusdar saat dihubungi via WhatsApp.
Sejauh ini terkait akses pembelajaran SKPP Daring yang disiapkan oleh Bawaslu untuk peserta diberikan waktu untuk menyelesaikan setiap topik pembahasan audio visual hingga 30 Mei mendatang. Kapan saja bisa mengakses untuk membuka topik pembelajaran dan bisa mengatur kapan mulai setiap saat pembelajaran sampai batas waktu yang telah ditentukan. “Ini cukup mudah dan tidak menganggu aktivitas keseharian saya sebagai mahasiswa†Imbuhnya.
Mahasiswa Fakultas Hukum Unversitas Tadulako tersebut berharap dapat menjadi kader penggerak pengawasan partisipatif untuk mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya warga Kabupaten Tolitoli untuk terlibat aktif dalam pengawasan Pemilu dan Pilkada yang akan kita hadapi kedepannya.