Memasuki Tahapan Kampanye, Rasyidi Imbau Parpol Jauhi Cara Manipulatif saat Kampanye
|
Tolitoli, Bawaslu Kabupaten Tolitoli – Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah Rasyidi Bakri mengimbau kepada Partai Politik peserta Pemilu Tahun 2024 agar menjauhi cara yang manipulatif ketika melakukan kampanye. Hal tersebut disampaikan saat menjadi narasumber dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Bawaslu Kabupaten Tolitoli, Jumat (10/11/2023).
“Kita harus bahu-membahu menjaga proses pengawasan Pemilu ini dengan baik sehingga dapat meminimalisir segala potensi pelanggaran yang mungkin terjadi nantinya†Ujar Rasyidi.
Berdasarkan jadwal yang telah ditentukan Tahapan Kampanye Pemilu Tahun 2024 akan dilaksanakan pada tanggal 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024 atau selama 75 hari. Olehnya diperlukan adanya kerja sama yang baik dari seluruh elemen untuk bersama-sama mengawasi jalannya pesta demokrasi.
“Saat ini akan memasuki tahapan kampanye pemilihan umum, kita wajib memberikan Pendidikan Politik kepada masyarakat bukan dengan cara yang manipulatif apalagi menggunakan isu SARA (Suku, Agama, Ras dan Antargolongan) hingga praktek transaksional seperti banyak yang ditemui sebelumnya, itu adalah suatu kejahatan†tandas Rasyidi.
Menurutnya secara sederhana berpolitik adalah bagaimana semua kandidat yang ingin mengabdi sebagai negarawan memenangkan hati dan pikiran rakyat dengan cara yang beradab yaitu menawarkan program politik mereka yang dapat dipercaya dan bertanggung jawab mewakili rakyat nantinya.
“Melalui kampanye nanti, kami harapkan ada peningkatan terhadap moral dan jati diri bangsa sebagai bagian dari Pendidikan politik kita kepada masyarakat, jangan sampai terjadi kekerasan fisik. Ayo kita berkompetisi tetapi pastikan tidak diwarnai dengan konflik†Tutupnya.