Bawaslu Tolitoli Tingkatkan Pengawasan Partisipatif Pelajar di MA DDI Singga
|
Tolitoli, 17 Januari 2026— Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tolitoli terus mendorong keterlibatan generasi muda dalam menjaga kualitas demokrasi melalui program Bawaslu Goes To School. Kali ini, kegiatan dilaksanakan di Madrasah Aliyah (MA) DDI Singga, Kecamatan Galang, dengan fokus pada peningkatan pengawasan partisipatif di kalangan pelajar.
Pimpinan Bawaslu Kabupaten Tolitoli, Fajar Syadik, berinteraksi langsung dengan siswa-siswi di ruang kelas. Dalam kegiatan tersebut, pelajar diajak berdiskusi dan memahami secara sederhana peran mereka sebagai pemilih pemula dalam ikut mengawasi proses demokrasi, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.
Melalui pendekatan dialogis, Fajar Syadik menekankan bahwa pengawasan pemilu tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara, tetapi juga membutuhkan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat sejak dini. Pelajar diharapkan mampu mengenali potensi pelanggaran serta memiliki keberanian untuk menolak praktik-praktik yang merusak demokrasi.
Selain itu, Bawaslu Kabupaten Tolitoli juga menghimbau kepada pemilih pemula yang telah berusia 17 tahun namun belum memiliki KTP elektronik agar segera melakukan perekaman KTP-el di instansi terkait. Hal ini penting untuk memastikan hak pilih dapat digunakan secara optimal pada pelaksanaan Pilkada dan Pemilu mendatang.
“Pengawasan partisipatif dimulai dari kepedulian. Ketika pelajar sudah memahami nilai kejujuran dan keadilan, maka mereka akan tumbuh menjadi pemilih yang berintegritas,” ujar Fajar di sela-sela kegiatan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Bawaslu Kabupaten Tolitoli dalam menumbuhkan budaya pengawasan partisipatif di kalangan generasi muda. Program Bawaslu Goes To School akan terus menyasar sekolah-sekolah menengah atas dan madrasah aliyah di seluruh wilayah Kabupaten Tolitoli hingga akhir tahun 2025.
Penulis: Humas