Bawaslu Tolitoli Perluas Ekosistem Pengawasan Partisipatif Melalui Kerjasama dengan Ormas dan Ormawa
|
Tolitoli, 22 November 2025 — Dalam upaya memperkuat demokrasi dan meningkatkan kualitas pengawasan di non tahapan, Bawaslu Kabupaten Tolitoli terus memperluas jaringan pengawasan partisipatif dengan menggandeng Gerakan Pemuda Ansor dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) pada masa non tahapan pemilu melakukan MOU Pengawasan Partisipatif, Kolaborasi ini difokuskan pada penguatan pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) sebagai upaya menjaga akurasi dan kualitas data pemilih di luar momentum tahapan pemilu. (Jumat, 21/11/2025)
Keterlibatan GP Ansor dan HMI dinilai penting sebagai kekuatan strategis dalam menyebarluaskan edukasi kepemiluan, meningkatkan kesadaran politik masyarakat, serta memperluas jangkauan pengawasan hingga ke tingkat akar rumput. Dengan peran dan basis massa yang beragam, kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat integritas proses pemilu serta mencegah potensi pelanggaran sejak dini.
Ketua Bawaslu Kabupaten Tolitoli Fajar Syadik menyampaikan bahwa kolaborasi multipihak tersebut merupakan langkah konkret dalam pembangunan ekosistem pengawasan yang inklusif. Menurutnya, partisipasi aktif kelompok masyarakat menjadi modal penting dalam memastikan data yang di hasilkan betul betul valid.
Ketua GP Ansor Kabupaten Tolitoli Fahri Fahresa, SE menyampaikan komitmennya dalam mendukung pengawasan Partisipatif dalam hal pengawasan Pemutahiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB).
“Kami di GP Ansor siap bersinergi dengan Bawaslu untuk memastikan data pemilih tetap akurat dan terjaga. Keterlibatan pemuda dalam pengawasan adalah bagian dari tanggung jawab kami untuk menjaga kualitas demokrasi,” ujarnya
Melalui keterlibatan GP Ansor dan HMI, Bawaslu mendorong peningkatan literasi kepemiluan, pengawasan partisipatif sejak dini, serta perluasan jangkauan edukasi terkait data pemilih berkelanjutan yang saat ini sedang berjalan di tengah non tahapan ke berbagai lapisan masyarakat.
Melalui perluasan jaringan ini, Bawaslu Kabupaten Tolitoli berharap pengawasan PDPB dapat dilakukan secara lebih kolaboratif dan berkelanjutan, tidak hanya pada masa non tahapan pemilu, tetapi juga dalam menjaga kualitas demokrasi secara umum.