Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Tolitoli Ikuti Rapat P2P Sulteng, Siap Terapkan Skema Daring dan Perluas Partisipasi

Bawaslu Tolitoli Ikuti Zoom Persiapan P2P

Bawaslu Tolitoli Ikuti Zoom Persiapan P2P

Tolitoli, Bawaslu Kabupaten Tolitoli - Bawaslu Kabupaten Tolitoli mengikuti rapat persiapan kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah dan di ikuti seluruh Bawaslu Kabupaten se-Sulteng secara daring melalui Zoom Meeting, Senin (20/4/2026). 

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Keputusan Ketua Bawaslu Nomor 73 tentang Standar Pelaksanaan P2P “Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat”.

Dalam rapat, disampaikan sejumlah arahan penting terkait pelaksanaan kegiatan P2P di tengah padatnya agenda program dan kegiatan. Meski demikian, seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota tetap diminta untuk memastikan pelaksanaan P2P berjalan optimal.

Salah satu opsi pelaksanaan yang dibahas adalah penggunaan skema daring sebagai langkah efisiensi anggaran. Melalui skema ini, pembiayaan yang sebelumnya dialokasikan untuk transportasi dan konsumsi dapat dialihkan menjadi dukungan paket data bagi peserta.

Selain itu, seluruh Bawaslu Kabupaten/Kota, termasuk Bawaslu Tolitoli, didorong untuk memperluas jangkauan partisipasi masyarakat dengan merekrut peserta baru berjumlah 40 orang dari berbagai organisasi dan kelompok masyarakat. Pendekatan ini menekankan pada undangan aktif kepada komunitas, mahasiswa, atau pemilih pemula.

Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (HP2H) Bawaslu Kabupaten Tolitoli, Amriadi, menyampaikan bahwa pihaknya siap menindaklanjuti arahan tersebut secara maksimal.

“Bawaslu Tolitoli siap melaksanakan kegiatan P2P dengan menyesuaikan kondisi yang ada, termasuk melalui skema daring. Ini menjadi peluang untuk menjangkau lebih banyak elemen masyarakat melalui pelibatan organisasi dan komunitas secara lebih luas,” ujar Amriadi.

Penguatan pengawasan partisipatif ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam membangun kesadaran masyarakat serta mendukung terwujudnya Pemilu 2029 yang berintegritas dan bermartabat.

Penulis: Humas