Bawaslu Tolitoli Gelar P2P Daring, Tingkatkan Pemahaman Pengawasan Partisipatif Menuju Pemilu 2029 Bermartabat
|
Tolitoli, Bawaslu Kabupaten Tolitoli - Bawaslu Kabupaten Tolitoli melaksanakan Kegiatan Diskusi Dalam Jaringan (Daring) Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) bertajuk “Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat”, Selasa (2/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas dan pemahaman masyarakat serta kader pengawasan partisipatif dalam mendukung pengawasan Pemilu yang demokratis, berintegritas, dan bermartabat.
Kegiatan diawali dengan registrasi peserta dan pembukaan oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Tolitoli, dilanjutkan dengan pengantar pelatihan dari fasilitator. Sebelum memasuki sesi utama, peserta terlebih dahulu mengikuti pre-test untuk mengukur tingkat pemahaman awal terkait pengawasan kepemiluan.
Pada sesi inti, peserta mendapatkan pendalaman pengetahuan dan keterampilan mengenai teknis pencegahan pelanggaran serta sengketa proses pemilu oleh Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (HP2H) Bawaslu Kabupaten Tolitoli Amriadi, mekanisme pelaporan dugaan pelanggaran pemilu oleh Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (P3S) Abdul Fattah, hingga tata cara permohonan penyelesaian sengketa proses pemilu.
Materi disampaikan oleh narasumber dari Bawaslu Kabupaten bersama fasilitator dan pemateri yang berkompeten di bidang pengawasan kepemiluan.
Ketua Bawaslu Kabupaten Tolitoli Fajar Syadik menyampaikan bahwa kegiatan P2P daring ini diharapkan dapat memperluas pemahaman masyarakat terhadap pentingnya pengawasan partisipatif serta mendorong keterlibatan aktif dalam menjaga kualitas demokrasi.
“Pengawasan partisipatif menjadi salah satu kunci menghadirkan Pemilu yang berintegritas. Melalui pendidikan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami peran dan tanggung jawab bersama dalam mengawal proses demokrasi menuju Pemilu 2029 yang bermartabat,” ujarnya.
Melalui kegiatan P2P Daring, Bawaslu Kabupaten Tolitoli terus menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya demokrasi yang sehat dengan memperkuat kapasitas pengawasan berbasis partisipasi masyarakat sejak dini, sebagai bagian dari ikhtiar mewujudkan proses Pemilu yang lebih berkualitas di masa mendatang.
Penulis: Humas