Bawaslu Kabupaten Tolitoli Gelar Penandatanganan Kerja Sama Pengawasan Partisipatif dengan Mitra Kerja
|
Tolitoli, 14 November 2025 - Bawaslu Kabupaten Tolitoli melaksanakan penandatanganan kerja sama (MoU) pengawasan partisipatif bersama sejumlah mitra kerja diantaranya, Himpunan Pemuda Alkhairat (HPA) Kabupaten Tolitoli, Muhammadiyah Kabupaten Tolitoli, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Tolitoli serta Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) sebagai langkah memperluas jaringan kolaborasi dalam mendukung pengawasan Pemuktahiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) tahun 2025 .
Ketua Bawaslu Kabupaten Tolitoli Fajar Syadik menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen Bawaslu untuk memperkuat peran masyarakat dalam pengawasan pemilu kedepan.
“Kerja sama ini bukan hanya seremonial, tetapi menjadi ruang bagi kita untuk memperluas keterlibatan publik dalam menjaga integritas pemilu. Kami berharap seluruh mitra kerja dapat menjadi perpanjangan tangan Bawaslu dalam menyebarkan nilai-nilai demokrasi dan mendorong partisipasi masyarakat yang lebih aktif,” tegasnya.
Sementara itu, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (HP2H) Bawaslu Tolitoli Amriadi turut menambahkan bahwa sinergi ini menjadi fondasi penting dalam menciptakan pengawasan yang inklusif dalam hal pemutahiran data pemilih berkelanjutan (PDPB).
“Kami memandang bahwa pengawasan partisipatif adalah instrumen kunci untuk mendeteksi potensi kerawanan sejak dini. Dengan keterlibatan berbagai elemen masyarakat, pengawasan dapat dilakukan lebih luas, lebih cepat, dan lebih efektif,” ujarnya.
Dalam kesempatannya unsur pimpinan Muhammadiyah cabang tolitoli Hi. Agus Muchtar juga menegaskan kesiapan mereka mendukung program bersama Bawaslu kabupaten Tolitoli.
“Kami berharap sinergi ini terus berlanjut dalam bentuk kegiatan yang konkret, seperti sosialisasi dan pendidikan pemilih di tingkat komunitas. Upaya kolaboratif seperti ini sangat penting dalam membangun pemilih yang cerdas dan meminimalkan potensi pelanggaran,” tambahnya.
Diwaktu yang sama ketua Himpunan Pemuda Alkhairat (HPA) Cabang Tolitoli Sahrun menambahkan bahwa kolaborasi seperti ini sangat dibutuhkan untuk mendorong budaya politik yang sehat.
“Kami berharap sinergi antara Bawaslu dan berbagai elemen masyarakat dapat menjadi kekuatan bersama dalam mencegah pelanggaran serta menumbuhkan kesadaran memilih dalam melaporkan data yang berkaitan dengan data pemilih dengan penuh rasa tanggung jawab yang sedang di laksanakan oleh Bawaslu kabupaten Tolitoli,” imbuhnya.
Bawaslu Tolitoli berharap kemitraan yang terbangun dapat menghasilkan program-program kolaboratif seperti pendidikan pemilih, pelatihan kader pengawas partisipatif, serta penguatan literasi kepemiluan di masyarakat.
Penandatanganan MoU ini menjadi langkah strategis Bawaslu Kabupaten Tolitoli dalam mendorong budaya pengawasan yang partisipatif dan berkelanjutan demi mewujudkan data pemilih yang valid.
Penulis : Humas
Foto : Wahyu