Lompat ke isi utama

Berita

Bakal Calon Jalani Tes Kesehatan: Memastikan Pemimpin Terpilih Lulus Tes Kesehatan

Empat Bapaslon Bupati dan Wakil Bupati Tolitoli saat selesai menjalani pemeriksaan kesehatan dan kemudian melanjutkan dengan konferensi pers yang didampingi oleh Direktur Rumah Sakit Umum (RSU) Undata Palu, dan KPU Tolitoli, dan Bawaslu Tolitoli.

Empat Bapaslon Bupati dan Wakil Bupati Tolitoli saat selesai menjalani pemeriksaan kesehatan dan kemudian melanjutkan dengan konferensi pers yang didampingi oleh Direktur Rumah Sakit Umum (RSU) Undata Palu, dan KPU Tolitoli, serta Bawaslu Tolitoli.

Palu, Bawaslu Kabupaten Tolitoli - Ketua dan Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tolitoli, bersama staf, kembali melakukan pengawasan terhadap tahapan pemeriksaan kesehatan bakal pasangan calon (bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Tolitoli untuk Pilkada 2024.

Pengawasan ini dilaksanakan berdasarkan surat dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tolitoli dengan nomor 823/PL.02-SD/72/2/2024 yang diterbitkan pada 29 Agustus 2024, serta sesuai dengan ketentuan PKPU nomor 8 Tahun 2024 Pasal 110 dan Keputusan KPU Nomor 1090 mengenai pedoman teknis pemeriksaan kesehatan.

Ketua Bawaslu Tolitoli, Fajar Syadik, menyatakan bahwa pihaknya telah membentuk tim pengawas yang terdiri dari satu pengawas untuk setiap pasangan calon, yang akan memantau proses pemeriksaan dari awal hingga akhir. “Pemeriksaan kesehatan bapaslon sangat penting untuk memastikan bahwa pemimpin yang terpilih tidak hanya sehat secara fisik, jasmani tetapi juga memiliki kesehatan mental yang baik,” ungkap Fajar Syadik.

Pemeriksaan kesehatan untuk bapaslon Bupati dan Wakil Bupati Tolitoli melibatkan empat pasangan calon, yaitu: Gunardi Aluy Kama - Hamzah, H. Amran H. Yahya - Muhammad Besar Bantilan, Moh. Faizal Lahadja - Nurdin Nadjamuddin, dan Muchtar Deluma - H. Abdurahman H. Budding. Proses pemeriksaan berlangsung dari 31 Agustus 2024 hingga 2 September 2024 di Rumah Sakit Umum (RSU) Undata Palu. Pemeriksaan ini mencakup tujuh belas item, termasuk uji laboratorium, radiologi, USG, tes psikologi, serta pemeriksaan oleh berbagai spesialis seperti jantung, mata, THT, dan gigi.

Pada hari pertama, 31 Agustus 2024, dua bapaslon menjalani pemeriksaan di RSU Undata Palu, yaitu H. Amran H. Yahya - Muhammad Besar Bantilan dan Muchtar Deluma - H. Abdurahman H. Budding. Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pemeriksaan, acara ditutup dengan konferensi pers yang dihadiri oleh Direktur RSU Undata Palu, Muhammad Natsir, M.P.H, KPU Tolitoli, dan Bawaslu Tolitoli.

Pada hari kedua, 1 September 2024, pemeriksaan dilanjutkan untuk dua bapaslon lainnya: Gunardi Aluy Kama - Hamzah dan Moh. Faizal Lahadja - Nurdin Nadjamuddin. Pemeriksaan untuk Gunardi Aluy Kama - Hamzah berjalan lancar dan selesai, diikuti dengan konferensi pers yang dihadiri oleh Direktur RSU Undata Palu, KPU Tolitoli, dan Bawaslu Tolitoli. Namun, pemeriksaan untuk bapaslon Moh. Faizal Lahadja - Nurdin Nadjamuddin belum sepenuhnya tuntas dan dijadwalkan untuk dilanjutkan pada hari ketiga.

Pada hari ketiga, 2 September 2024, pemeriksaan kesehatan bapaslon Moh. Faizal Lahadja - Nurdin Nadjamuddin dilanjutkan dan berhasil diselesaikan. Seluruh proses pemeriksaan ditutup dengan konferensi pers yang juga dihadiri oleh Direktur RSU Palu, KPU Tolitoli, dan Bawaslu Tolitoli.

Proses ini merupakan bagian penting dari tahapan pemilihan kepala daerah yang bertujuan untuk memastikan bahwa calon-calon yang akan bersaing dalam Pilkada 2024 memenuhi syarat kesehatan yang ditetapkan. Bawaslu Tolitoli berkomitmen untuk terus memantau pelaksanaan tahapan ini guna memastikan kepatuhan dan transparansi dalam proses pemilihan.

Penulis : Wahyudin
Editor : Why